ayat2 baru jepun:
01. Yang pemarah - KEIJI CACIMAKI
02. Yang suka berjimat - SAYORI
05. Yang suka layan blues - APO NADIKATO
06. Yang suka belajar - ASHIKO ULANGKAJI
07. Yang kerap bikin kacau - WAKASI HURUHARASUKAMURA
03. Yang bisu - KIETA TADASORA
04. Yang suka makan nasi - NANACHI KASIBANYA
08. Yang sangat kedekut - MATIMATI TAMOKASI
09. Yang suka sangat tidur - ICHIBAN TIDOMATI
10. Yang suka mengintai - HINTAI AKOSUKA
11. Yang tua - TARAGIGI PADAMOKA
12. Yang kena tinggal bini - SUSAHATI BINILARI
13. Yang suka merempit - SAJA CARIMATI
tiada noktah disini
Isnin, 16 Ogos 2010
Ahad, 1 Ogos 2010
"Maaf Akhi" bila cinta tak berbalas
“Maaf Akhi, bukannya saya tidak menghormati permintaan akhi... Tapi rasanya kita cukup menjalin ukhuwah saja dalam perjuangan... Saya doakan semoga akhi menemukan pasangan lain yang lebih baik dari saya.”
Hehe..bagaimana rasanya bila ayat-ayat di atas dialami oleh para ikhwan? Boleh saja langit terasa runtuh, hati bagaikan dihiris-hiris...Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengharungi perjalanan hidup menolak lamaran kita... Segala usaha-usahanya dipertahankan selama ini...akhirnya karam.. Cinta suci sang ikhwan hanya bertepuk sebelah tangan...
Usah risau...drama atau sinetron ke kamar pengantin..akan menghadapi pelbagai ragam...
jangan mencampakkan diri kita ke dalam lembah kegelapan...suram..
Mungkin kita pernah lihat mereka yang dilamun cinta..menjalani perjalanan yang cukup smooth, tetapi tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan kerna cintanya tak bertaut dalam mahligai pernikahan...
Memang manusia tidak suka akan penolakan..ini kerana semua keinginan kita tidak dapat di penuhi...di tambah lagi kekasih yang dicintai..
Sebenarnya, pernolakan adalah sebahagian kehidupan kita...setiap kemahuan tidak semua kita capai...Yela.. seperti permintaan kita nak beli kasut baru masa kecik dulu..tetapi ayah kita tak kasi...macam itulah..maksudnya.... rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita. Man propose, god dispose. Kita hanya berusaha dan berikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan.
ini kerana juga kita tidak bersiap berasa kecewa....maka keluarlah ayat-ayat kecewa...apa kurang saya ini..apa lebih nyer dia...
Apa yang patut dibuat...
Oleh itu ambil lah langkah pencegahan...hendaklah bersabar serta konsisten dalam berdoa/istikharah...
suka memetik hadis ini..
Sesungguhnya besarnya ganjaran itu dinilai pada besarnya bala’ yang menimpa. Dan sesungguhnya Allah itu apabila mencintai sesuatu kaum, maka akan mereka itu diberi dugaan. Oleh sebab itu barangsiapa yang redha – dengan ujian yang menimpa, dia akan memperoleh keredhaan Allah dan barangsiapa yang tidak maka padanya kemurkaan Allah. [Riwayat al-Tirmidzi, al-Albani menyatakannya sebagai hasan dalam Sahih dan Dha’if Sunan al-Tirmidzi.]
Oleh itu, apabila ayat-ayat pahit seperti diatas terjadi, seperti akhwat menolak lamaran (khitbah) kita atau sang ikhwan memilih ‘bunga’ yang lain, hendaklah kita berada dalam pintu keikhlasan dan bersikaplah berlapang dada... dimana saat itu si dia menjatuhkan pilihannya pada kita, hati ini akan bersyukur padaNya karena doa terkabul, keinginan menjadi kenyataan..ini kerana apa...ia adalah hasil daripada istikharah kita..WA..
Hehe..bagaimana rasanya bila ayat-ayat di atas dialami oleh para ikhwan? Boleh saja langit terasa runtuh, hati bagaikan dihiris-hiris...Sang pujaan hati yang kita harapkan menjadi teman setia dalam mengharungi perjalanan hidup menolak lamaran kita... Segala usaha-usahanya dipertahankan selama ini...akhirnya karam.. Cinta suci sang ikhwan hanya bertepuk sebelah tangan...
Usah risau...drama atau sinetron ke kamar pengantin..akan menghadapi pelbagai ragam...
jangan mencampakkan diri kita ke dalam lembah kegelapan...suram..
Mungkin kita pernah lihat mereka yang dilamun cinta..menjalani perjalanan yang cukup smooth, tetapi tapi ada yang berliku penuh onak duri, bahkan ada yang pupus ditengah perjalanan kerna cintanya tak bertaut dalam mahligai pernikahan...
Memang manusia tidak suka akan penolakan..ini kerana semua keinginan kita tidak dapat di penuhi...di tambah lagi kekasih yang dicintai..
Sebenarnya, pernolakan adalah sebahagian kehidupan kita...setiap kemahuan tidak semua kita capai...Yela.. seperti permintaan kita nak beli kasut baru masa kecik dulu..tetapi ayah kita tak kasi...macam itulah..maksudnya.... rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita. Man propose, god dispose. Kita hanya berusaha dan berikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan.
ini kerana juga kita tidak bersiap berasa kecewa....maka keluarlah ayat-ayat kecewa...apa kurang saya ini..apa lebih nyer dia...
Apa yang patut dibuat...
Oleh itu ambil lah langkah pencegahan...hendaklah bersabar serta konsisten dalam berdoa/istikharah...
suka memetik hadis ini..
Sesungguhnya besarnya ganjaran itu dinilai pada besarnya bala’ yang menimpa. Dan sesungguhnya Allah itu apabila mencintai sesuatu kaum, maka akan mereka itu diberi dugaan. Oleh sebab itu barangsiapa yang redha – dengan ujian yang menimpa, dia akan memperoleh keredhaan Allah dan barangsiapa yang tidak maka padanya kemurkaan Allah. [Riwayat al-Tirmidzi, al-Albani menyatakannya sebagai hasan dalam Sahih dan Dha’if Sunan al-Tirmidzi.]
Oleh itu, apabila ayat-ayat pahit seperti diatas terjadi, seperti akhwat menolak lamaran (khitbah) kita atau sang ikhwan memilih ‘bunga’ yang lain, hendaklah kita berada dalam pintu keikhlasan dan bersikaplah berlapang dada... dimana saat itu si dia menjatuhkan pilihannya pada kita, hati ini akan bersyukur padaNya karena doa terkabul, keinginan menjadi kenyataan..ini kerana apa...ia adalah hasil daripada istikharah kita..WA..
Rabu, 21 Julai 2010
Assalamualaikum
hehe..mulanya catatan ku yang tak seberapa ini..buat kali pertamanya..aku berusaha menulis sebaik mungkin..
Langgan:
Catatan (Atom)